Senin, 27 Agustus 2012

Golden Silence

Diam, bersabar, menunggu...kegiatan yang terkadang kerap dilupakan, dijauhi, bahkan tak sedikit yang memusuhi. Tak banyak orang yang merasakan atau menyerap manfaatnya. Begitu juga diri sendiri ini yang sepertinya baru-baru ini saja menyadari bahwa diam, bersabar, menunggu tidak kalah pentingnya dengan bergerak dan berbuat sesuatu. Diam itu bukan berarti tidak berbuat sesuatu. Diam, bersabar, menunggu tidak boleh disia-siakan dengan "diam" kosong. Disitu kita mengevaluasi, disitu kita menahan diri, disitu kita memperhitungkan, dan setelahnya...mendapatkan, memutuskan, dan melakukan aksi dengan hasil yang jauh lebih cemerlang dari sekedar beraksi mengandalkan intuisi dengan hasil setengah kreasi setengah disesali. Tidak ada yang salah juga dengan bereaksi. Disini saya hanya mengatakan bahwa orang kerap melupakan manfaat "diam" atau "menanti"

Lakukanlah sesuatu, bergeraklah tapi beri dirimu diam sesaat, toleh sedikit ke belakang. Jangan sesali yang terjadi, namun kagumi yang sudah kau capai...dan yakini bahwa kau sudah melakukan sesuatu yang berguna bagi dirimu dan orang disekelilingmu. Lalu kembali tatap ke depan dan katakan pada dirimu...aku akan melakukannya lebih baik lagi,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar