Gue akan mulai dengan bakat itu apa seh? Buat beberapa orang yang udah gue tanya mereka mengatakan secara garis besar bahwa Bakat itu semacam benih istimewa yang udah ditanam dari dulu yang membuat orang itu sudah jago dari sananya. Dulu gue juga percaya dengan hal itu kalau beberapa orang dilahirkan di dunia ini dengan keistimewaan yang diberikan sehingga orang itu menjadi amat sangat hebat untuk bidang tertentu. Do you really believe that? Hanya beberapa orang yang mendapat hak istimewa itu? Lalu bagaimana dengan sisa orang-orang yang lainnya? Yang hidup biasa, tidak menonjol, dan tidak bisa menjadi super hebat dalam sport, musik, seni, sains, dan apapun itu lah. Hanya untuk orang-orang tertentu? Tapi kita tahu kan kalo Tuhan itu Maha Adil dari yang paling Adil, bukan?
Mulai sejak gue masih kuliah, gue mulai berpikir...apa sih bakat itu dengan tetap berpegang teguh bahwa Tuhan itu Adil. Dia ciptakan semuanya unik dan istimewa. Lalu gue mulai menelusuri cerita dibalik kesuksesan orang-orang yang dibilang "berbakat" oleh dunia. Dan gue menemukan kenyataannya bahwa mereka yang sukses itu tidak seperti yang orang-orang bilang soal bakat yaitu, "kalo elo berbakat pasti elo lakuin hal tersebut dengan lebih mudah dari orang biasa lainnya. Yang orang lain lakukan hal yang sama dapat maju satu langkah tapi untuk yang berbakat bisa langsung 2 sampe 3 langkah" melainkan yang gue temukan adalah mereka-mereka yang berbakat itu JUSTRU berjuang JAUH lebih keras, JAUH lebih sering, JAUH lebih lama, dan JAUH lebih banyak dari pada orang lainnya. Dan kenapa mereka bisa begitu? Karena mereka TERAMAT SUKA dengan yang mereka kerjakan. Coba tanya pada mereka yang sukses itu...apakah ada diantara mereka yang justru benci atau cuma suka setengah hati pada bidangnya mereka? Dari situ gue konsep bakat buat gue mulai memudar. Yang ada hanyalah suka.
Tapi ternyata tidak sesimple itu. Gue mulai berpikir bagaimana dengan penyanyi yang udah dari sananya dapat suara yang luar biasa dari pada orang lain? Jujur mengenai konsep ini bakat ini pun masih selalu berevolusi didiri gue sendiri. Dan gue mulai berasumsi bahwa suara yang bagus itupun tidak jadi begitu saja tanpa pernah terasah lebih dulu. Let say...Mariah Carey yang katanya memiliki suara sampai 7 oktaf. Apakah mungkin dia akan tetap mendapatkan suaranya yang sekarang itu apabila dia lahir di Indonesia, dari kecil mulai kenal rokok, minuman keras, dan konsumsi lainnya? Memang nggak bakalan ada yang tau. Tapi hal itu menurut gue masuk akal dan pasti berpengaruh. Atau misalnya seorang Whitney Houston, apakah dia akan menjadi penyanyi terkenal apabila dia lahir di keluarga politikus yang dari kecil udah di jejali politik tanpa pernah mengenal menyanyi? Kalau tidak pernah mengenal, apakah dia bisa suka? Dan kalau tidak suka, apakah dia bisa berhasil menjadi penyanyi terkenal?
Dari situ konsep gue mulai berevolusi lebih lanjut lagi. Bakat tidak cuma suka melainkan ada proses kehidupan di dalamnya seperti pilihan hidup yang mereka ambil, karakter orang yang kuat, pengaruh keluarga, dan banyak unsur chemistry lainnya yang saling berpengaruh satu sama lain. Mungkin bisa dibilang mulai dari keluarga dimana orang tersebut tumbuh dan membentuk pola pikirnya hingga menjadi orang yang bisa berhasil dibidang yang dia suka, lalu dicampur dengan sifat orang itu dan sebagainya.
Jadi...apakah bakat itu ada atau tidak? Buat gue tidak ada. Buat gue yang ada hanyalah proses menemukan dan mencampurkan macam-macam unsur-unsur kimiawi tersebut dengan tepat lalu dicampur dengan rasa suka dan usaha dan pengorbanan yang keras hingga akhirnya berhasil. Ini tidak gampang karena harus dimulai dengan kenali sifat-sifat kita dulu. Lalu sifat kita cocoknya apa? Lalu apa sih yang gue suka. Sifat jelek gue yang mana yang harus gue rubah supaya bisa fit dengan hal yang gue suka itu. Gue pun juga sedang berusaha mulai dari yang sebelumnya tidak pernah mencari menjadi mulai mencari. Salah satunya adalah Blog ini sebagai bagian dari pencarian passion gue.
So..mari kita bersama-sama berusaha menjadi orang-orang yang istimewa...karena Tuhan itu Adil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar